September 25, 2017

Select your Top Menu from wp menus

Nonton bareng anak panti asuhan | Big Hero 6

sumber : http://3.bp.blogspot.com/-lwxXhmlevt0/VES8YuphR5I/AAAAAAAAHnQ/5cG24VeY2aI/s1600/Big%2BHero%2B6%2B2014.jpg

Kemarin kami mengadakan kegiatan nonton bersama dengan anak-anak panti asuhan. Untuk mengisi kegiatan di bulan November, tercetus ide salah satu koordinator untuk mencoba mengadakan nonton bareng, terlebih film-nya menurut saya juga pas yaitu film animasi dan mempunyai jalan cerita yang menurut saya cukup bagus.

Sedikit cerita mengenai film tersebut adalah mengenai seorang anak yang jenius ditemani oleh robot yang sebenarnya buatan kakaknya, sedangkan kakaknya meninggal akibat kebakaran. Dengan rasa ingin tahu yang tinggi maka Hiro Hamada membentuk tim untuk mencari siapa dalang tersebut. Film ini bercerita bahwa balas dendam tidak akan menyelesaikan masalah kemudian juga bagaimana kerjasama dalam persahabatan dapat menyelesaikan masalah. Film garapan Disney dan Marvel ini sepertinya film pertama yang keroyokan (kalau saya tidak salah). 

Tetapi yang membuat saya terkesan dan merasa bahagia bukan jalan cerita film-nya tetapi ketika anak-anak tersebut selesai nonton mereka masih tersenyum-senyum karena masih mengingat kelucuan yang ada di film tersebut. Kemudian setelah kami selesai mengantar kembali dan ingin pamit pulang, salah satu anak tersebut menghampiri saya dan mengatakan “kak, terima kasih untuk hari ini, kami senang sekali…”bersama anak-anak Panti Asuhan Bina Kasih

Entah bagaimana bulu kuduk saya berdiri, bisa saja perasaan bersyukur (grateful), bisa juga perasaan senang karena dapat berbagi (share). Tetapi bagaimanapun juga saya mengatakan kepada teman-teman lain bahwa saya kaget dan terkesan mereka dapat mengungkapkan perasaan bersyukur mereka kepada saya. dan jarang sekali kita bisa berbicara demikian padahal diantara kami semua tidak ada yang kekurangan tetapi kita terkadang harus diingatkan kembali perasaan bersyukur atas kehidupan yang kami miliki saat ini.

Terkadang hal yang menurut kita sepele yang seperti ini, mungkin bagi kami mudah untuk mendapatkan (kalau mau nonton tinggal beli saja dan kapan pun bisa), tetapi bagi mereka kondisi seperti ini mungkin jarang sekali terjadi pada diri mereka. Bahkan ketika saya menceritakan ini kepada istri saya, dia ikut berbahagia dan menambahkan bahwa bisa saja anak-anak ini belum tentu bisa dalam setahun nonton di bioskop dan mereka bersyukur (grateful) dan berterimakasih (thankful) telah mendapatkan kesempatan ini dan kami pun berterima kasih kepada mereka karena telah diberikan kesempatan untuk melakukan hal ini. (Bulu kuduk saya masih berdiri ketika saya menulis artikel ini)

Semoga semua berbahagia

Semoga bermanfaat.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

81 + = 88