September 25, 2017

Select your Top Menu from wp menus

The New Trading For A Living – Dr. Alexander Elder

elder2

hello april, semoga teman-teman semua sehat, bahagia dan sukses semua.

lama tidak mengisi blog ini bukan berarti saya vakum tetapi karena aktifitas saya yang mulai penuh dan sangat padat maka saya memerlukan waktu untuk mengisi kembali blog ini. salah satunya adalah mengenai buku-buku yang saya baca. sebenarnya ketika berangkat saya selalu mencari literatur baru dan saya menemukannya sejak beberapa bulan yang lalu. salah satunya adalah dibawah ini :

elder

saya beli buku fisiknya, walaupun sebenarnya yang online juga sudah ada tapi entah kenapa ada sensasi tertentu jika saya memegang buku, lagian bukunya tersebut edisi hardcover dengan kertas yang glossy. ada saja sih buku yang softcover silakan disesuaikan saja.

jadi isi apa saja didalam bukunya ini, ya tentunya berisi pengalaman beliau dalam trading bagaimana cara beliau dalam melakukan trading. beberapa poin yang utama adalah :

1 .mengenali karakter diri anda terlebih dahulu. ini penting karena berhubungan dengan cara, sudut pandang dan jangka waktu anda terhadap pasar itu sendiri. artinya anda harus mengenali diri anda sendiri dahulu tipe apakah anda? tidak semua trader itu sama, begitu pula dengan strategi-strateginya.

2. setelah mengenali karakter (psikologi) individu maka belajar mengenal karakter massa yang mana anda bisa melihat bahwa pasar itu cukup kompleks dalam arti tidak semudah seperti beli dan jual, menekan tombol beli dan jual adalah hal paling sederhana dan paling mudah dalam trading tetapi belum tentu mendapatkan profit. dibutuhkan informasi dan jam terbang untuk secara perlahan-perlahan bertumbuh. ada banyak sekali dinamika yang terjadi pasar maka jangan berpikir bahwa ada cara cepat untuk menjadi kaya di sini (anda akan mudah sekali tersapu di pasar), untuk psikologi mungkin buku Trading Psychology 2.0 karya Brett N. Steenbarger mungkin bisa dijadikan tambahan informasi.

3. mengenali kondisi pasar, yang paling saya ingat baru-baru ini adalah jumlah penjual dan pembeli adalah sama. ini karena ada yang ngotot sekali berdebat bahwa harga turun karena tidak adanya pembeli yang mau membeli atau ketika harga naik tidak ada yang menjual (salah persepsi antara supply and demand dengan seller and buyer). pembeli dan penjual selalu sama jumlahnya, karena kalau tidak sama tidak ada lot yang terisi.

yang lainnya adalah mengenai volume dan sekuritas, di indonesia sedikit rancu karena menganggap “bandar” ketimbang “market maker atau institusi dan lain sebagainya“. karena anda berpikir bandar maka berarti pasar modal indonesia adalah kasino (saya kena tegur mengatakan seperti ini), selama anda berpikir ada bandar maka anda sedang berjudi (it’s all about your mindset) dan anda tidak akan pernah bisa mengalahkan bandar, the house is always win.

4. belajar mengenal indikator, indikator ada banyak sekali tetapi sebenarnya pada dasarnya terbagi dua : lagging (artinya menunggu data baru untuk diolah menjadi data lagi), leading (memunculkan perkiraan dari hasil data sebelumnya), sebaiknya anda membaca arti lagging dan leading secara hati-hati di website lainnya karena hampir semuanya salah mengartikan. indikator fungsinya adalah untuk membantu kita mencari tahu harga saat ini sedang berada dimana.

sebagai contoh, misal MA (moving average) jika harga berada di bawah MA50, maka dapat dikatakan bahwa harga saat ini sedang berada pada trend yang turun. dan masih banyak lagi indikator lainnya.

5. menciptakan sistem trading, this one is my favorite. jika sudah mengenal cara penggunaan indikator maka secara perlahan dapat membuat sebuah sistem trading. sebuah sistem trading sederhana bisa saja seperti apabila harga melewati MA50 maka kita akan melakukan posisi beli. jika anda sudah familiar maka anda pun bisa menambahkan 2 MA yang bisa digunakan sebagai acuan untuk sebuah sistem trading (golden cross / deathcross).

menurut pengalaman saya dan sesuai dengan Dr. Elder katakan bahwa kita bisa mempunyai beberapa sistem trading, tergantung dari kondisi pasar. bukannya punya satu saja ga boleh, semakin spesifik sebuah sistem trading maka harus menunggu kondisi yang tepat untuk datang. jadi jangan heran kalau saya tidak pernah membalas email atau media sosial lainnya apabila ditanya apa sistem trading terbaik dan paling powerful (jawabannya sulit, belum tentu anda mau mendengarnya).

6. Risk Management. kalau beliau ada aturan 2% dan aturan 6% (dibutuhkan mungkin beberapa halaman untuk menjelaskan ini), tetapi semua itu kembali ke masing-masing sesuai profil resikonya (di hampir semua workshop jarang sekali membahas ini). tidak semua dapat dilakukan seperti beliau karena tipe tipe trader juga berbeda bukan. jadi sebaiknya anda mencari bagaimana langkah yang tepat untuk mengelola resiko anda pada DIRI anda sendiri, literatur diluar yang saya tahu membahas soal ini ada di buku atau website Dr. Van Tharp berjudul position sizing strategy.

kebanyakan dari yang saya temui terbagi menjadi 2 kelompok, yang satu risk taker, mereka tidak peduli dengan resiko yang penting mereka mengejar profit, melihat potensi imbal hasilnya. sedangkan yang satunya risk adverse, tidak akan melakukan trading sampai ada kepastian atau konfirmasi dalam trading. dua kelompok ini masing-masing mempunyai karakter resiko yang berbeda.

sebenarnya ada satu lagi yaitu yang suka ikut-ikutan, tetapi mereka ikut-ikutan juga karena belum begitu memahami kondisi dan resiko mereka sendiri.

7. membuat Jurnal, nah ini yang sering kali terlewatkan oleh rata-rata semua trader. saya pun dulu demikian, ketika kita mulai mengisi jurnal baik beli-jual, alasan masuk dan keluar, selengkap mungkin maka kita dapat mempelajari pola trading kita sendiri. dimana letak kesalahan kita dan juga bisa mempertahankan pola yang memberikan profit yang besar.

mencatat jurnal juga dapat membantu kita mengevaluasi pola trading kita secara keseluruhan, bahkan juga kondisi mental kita. kita juga bisa melakukan evaluasi apakah kita overtrading, risk management, R-Multple kita dan sebagainya.

mencatat jurnal juga dapat memberikan kita kesempatan untuk memasukkan informasi kedalam pikiran bawah sadar kita, nanti secara sadar atau tidak sadar kita akan mampu mengingat pola yang muncul dari trading yang dulu pernah kita lakukan.

demikian kira-kira poin-poin penting yang sedikit menjelaskan apa yang ada didalam buku tersebut (buku tersebut memuat banyak sekali contoh-contoh dari indikator maupun contoh dari manajemen resiko yang tidak dapat saya jabarkan semua disini).

kunci untuk sukses di pasar modal adalah bertahan. jika modal anda habis maka anda tidak mempunyai pilihan lagi. bertahan artinya anda memberikan kesempatan pada diri anda sendiri untuk berkembang melewati semua proses yang ada sehingga ketika ada kesempatan maka anda mendapatkan peluang itu.

semoga menginspirasi.

About The Author

Related posts

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

39 − = 36