July 25, 2017

Select your Top Menu from wp menus

Trading Journey 2016 – Part 2

sm

Untuk faktor eksternal dalam trading sebenarnya tahun ini tahun dimana saya menemukan banyak sekali trader-trader yang dulunya belum pernah saya temui, kebetulan tahun ini media sosial seperti “telegram” telah membantu mengumpulkan begitu banyak forum-forum yang biasanya terbatas menjadi terbuka. Hal ini terlihat dari bagaimana satu grup bisa berisi ribuan orang dan bahkan bermunculan grup-grup yang jumlah anggotanya juga bisa ribuan (terlepas dari kemungkinan bisa munculnya orang yang sama di grup yang berbeda).

Dengan demikian maka bermunculan juga fenomena SP-SP (stockpick / rekomendasi)  berbayar yang langsung menjamur untuk menjawab kebutuhan trader-trader yang mau cara praktis. Bukan hal yang buruk sebenarnya bermunculan demikian, tentunya mereka muncul juga karena ada permintaan bukan? Jadi tidak bisa disalahkan juga.

Munculnya grup-grup ini juga membuat banyak sekali gesekan atau konflik-konflik yang jadinya menjauhkan kita dari tujuan kita trading. Yang biasanya banyak sekali ditemui adalah gesekan antara satu pendapat dengan pendapat lainnya.

6-9

Terlepas dari benar atau salah, sebenarnya yang perlu dan penting adalah mengenal diri anda sendiri. Apa tipe trading anda dan bagaimana cara anda melakukan trading itu lebih berperan penting, mengapa? Karena yang sebelumnya biasanya banyak diketahui ada scalping, day trading atau swing ternyata juga tidak hanya demikian, kalau mengacu tipe kepribadian kita maka ada 16 tipe kepribadian dan ada beberapa sub kepribadian.

Saya baru saja memahami hal ini juga karena selama ini saya juga kesulitan memberikan informasi karena berbeda kepribadian, contohnya begini pernah saham tertentu besoknya arb (auto reject bawah).Bagi saya merah itu bukan sesuatu yang jelek karena bisa saja dalam rencana yang kita susun mungkin saja masuk ke rencana pembelian kita, bisa saja memang harus keluar karena kondisi tidak memungkinkan.

Akan tetapi bagi kolega yang lain bisa saja melihat bukan dari prospek perusahaan itu bagus atau tidak di jangka panjangnya melainkan apakah jangka pendek bisa dispekulasikan atau tidak. harga sahamnya turun maka saya belum memahami bahwa ternyata tipe kepribadian berbeda satu dengan yang lainnya (saya sarankan mungkin anda bisa mencari penilaian untuk  menilai atau mencari apa tipe kepribadian anda dalam trading).

Saya lebih condong anda memahami diri anda terlebih dahulu ketimbang anda mencari sinyal beli atau jual. Mendekati akhir tahun saya mencoba pengenalan kepribadian (walaupun saya belum tahu apakah itu mendekati benar atau tidak) tetapi saya mencoba untuk mengenal apa tipe kepribadian saya (anda bisa cari untuk tipe kepribadian secara umum di link ini http://mbti.anthonykusuma.com/test atau disini https://www.16personalities.com/free-personality-test )

Katanya buat trading berbeda, jadi saran saya sebaiknya anda coba cari tahu dulu siapa diri anda baru kemudian baru masuk ke trading. karena nantinya juga bisa buat untuk merancang rencana transaksi yang akan anda lakukan.

jadi kembali lagi, kemajuan teknologi mempercepat arus informasi yang masuk akan tetapi informasi yang masuk terlalu banyak akan membuat proses penerimaan (dalam hal ini otak kita) bisa menjadi overload. semua kembali ke masing-masing pihak untuk menilai apakah sosial media seperti itu dapat membantu anda atau malah membuat anda tidak fokus.

social-trading

semoga menginspirasi

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 + = 10