g Clash of Clan – hubungannya dengan saham | Trend Following

June 19, 2019

Welcome to my journey

Clash of Clan – hubungannya dengan saham

clash-of-clans-troops

Terinspirasi oleh tulisan kokolato, saya juga salah satu penggemar permainan clash of clan, walaupun tidak begitu maniak tapi jaman dulu waktu awal-awal (iya waktu awal sekali, supercell masih belum sebesar sekarang, belum ada dark barrack dan lain sebagainya). Tapi sekarang sudah tidak semaniak dulu.

Jadi mau bahas apa nih, curhat kalau udah tobat? Ga juga sih.. mau cerita soal war saja, kalau soal bagaimana hubungannya saham dengan COC sebenarnya sudah pernah dibahas oleh kokolato, kali ini saya mau membagi soal pengalaman saya saja. Karena lagi seru-serunya sekarang COC bisa melawan tim lain yang dinamakan war of clan.  Biasanya saya menggunakan pasukan untuk TH 9 yaitu golem 4 biji, wizard 13 biji, Barbarian King, Arhcer Queen, cc bisa wizard atau pekka.

Selama saya war, statistic saya cukup bagus bisa dapat 4 bintang untuk 2 x war terkadang bisa 6 bintang. Dan ada aturan war kalau mau duluan serang harus serang satu garis (seline) kalau merasa tidak sanggup ya tunggu setelah 12 jam berikutnya baru kemudian serang yang bisa diserang. Tentu saja statistik saya bagus dan rata-rata saya serang satu garis dengan saya (kalau no 10 di saya ya serang no 10 di musuhnya), di clan ga ada yang komplain, ya seperti nya sudah jadi hal yang umum. Kebetulan entah karena musuhnya susah atau mungkin cara serang saya yang belum pas. War kali ini saya gagal total benar-benar tidak dapat bintang sama sekali.

clash-of-clans-dark-elixir-troops-clash-of-clans-rsa-mutinees-image

Cukup kaget saja tiba-tiba begitu saya lihat chat, komentar nya banyak sekali. Mulai dari cara serang saya, bawa pasukannya, bawa wizard terlalu sedikit, terus mempermasalahkan isi CC sampai mempermasalahkan memancing isi castle clan musuh. Awalnya ya saya mencoba memberikan memberikan penjelasan, karena wall-nya yang kuat, posisi letak pasukan dan sebagainya. Tapi semua alasan itu ya tetap saja tidak ada yang benar di mata mereka.

Kesal ya iya juga sih, tapi ya mau gimana lagi faktanya saya kalah. Lalu apa hubungannya dengan saham? Seperti yang barusan saya ceritakan, di dunia pasar modal juga sebenarnya banyak seperti itu. Orang pandai berkomentar terhadap cara seseorang ketika memberikan cara atau teknik trading. Kalau tepat dan benar ya diam saja, atau memuji tetapi ketika salah wah komentarnya bisa sangat tajam dan terkadang bisa kasar dan menusuk.

Kesimpulannya adalah ya saya cukup kaget saja waktu saya tidak berhasil mendapatkan bintang ternyata saya dicerca dan dikomentari macam-macam. Kedua ya mungkin saja musuh susah, ketiga ya bisa jadi saya ga mood serang atau salah strategi tapi intinya adalah ya tetap saja saya belum cukup mendapatkan bintang dalam war.

Hal yang sama berlaku untuk pasar modal, kalau analisa benar ya semua diam-diam saja bahkan mungkin mengakui kehebatan analisa kita, tetapi kalau salah ya sebaiknya kita jangan emosi atau merasa kecewa kalau misalnya ada yang berkomentar baik kasar, menyindir atau lembut, bahkan mungkin secara halus menyinggung.

Walaupun dapat dimengerti sikap pertama kita adalah memberikan penjelasan tetapi pada akhirnya sebenarnya ya kembali lagi ke diri kita sendiri, seperti yang mentor saya dulu pernah katakan “don’t drop to someone’s level, you will become them” jadi sebaiknya kita bersikap dan berpikir positif saja, kita hanya berusaha semampu dan sebisa kita saja.

Semoga bermanfaat.

About The Author

Related posts

3 Comments

  1. Pembelajar

    Suatu hal biasa memang kita dihadapkan akan suatu pilihan, dari pilihan inilah yang nantinya akan menjadi hasil dikemudian hari. Dalam menuju hasil tersebut ada suatu proses dimana usulan dan nasihat datang dari sudut kanan kiri atas bawah namun tetap pada akhirnya keputusan di tangan sendiri dan yg merasakan dan menjalani ya tentu adalah diri sendiri. Saya ingat Mr. Hendy Karsito sempat mengingatkan saya mengenai MM’s (Money and Mind Management) Dan ini menjadi suatu pembelajaran untuk saya.
    -Pembelajar-

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

25 − 18 =