g Cocok-cocokan | Trend Following

June 20, 2019

Welcome to my journey

Cocok-cocokan

gaya-trading-forex

Untuk kesekian kalinya entah sudah berapa kali saya membahas (secara diskusi baik teman atau kolega) bahwa jika ingin belajar maka tujuan utamanya adalah menambah ilmu dan mencari kecocokan. Sebelumnya latar belakang saya mengatakan ini dikarenakan beberapa hari yang lalu saya menemui seorang kolega yang baru bergelut di instrument keuangan (obligasi, saham, forex, futures).

Saya kurang nyaman ketika saya kembali ditanya mengenai pendapat trainer X atau orang X, kalau soal ilmu saya masih bisa membagi info apa saja yang dipelajari. Ilmu itu dipelajari dan kemudian dicari kecocokannya apakah cocok tidak dengan gaya trading kita. Ketika tidak cocok maka bukan berarti ilmu itu jelek atau tidak berguna. Rata-rata workshop atau training yang saya ikuti mempunyai dasar ilmu yang mereka pegang dan rata-rata peserta juga ada yang meraih profit dari pembelajarannya.

Akan tetapi bagi saya, kadang ada yang kurang cocok. Sebagai contoh di saham, ada training yang saya ikut menggunakan cara day trader maupun scalping. Saya pelajari metode dan caranya tetapi bagi saya, saya kurang cocok dengan metodenya bukan karena metodenya jelek atau tipu-tipu (memang bedanya tipis tapi saya yakin pembaca pasti jauh lebih pintar untuk memilah) tetapi karena kurang sesuai dengan gaya trading saya. Dikarenakan saya belum full time trader dan mengambil posisi juga tidak bisa masuk keluar dengan cepat karena aktifitas saya lainnya. Jadi saya jarang menggunakan metode tersebut kecuali jika memungkinkan.

Kembali ke kolega saya, dia sudah ikut beberapa kemudian dia langsung mencap ini jelek atau itu bagus, menurut saya sangat subyektif dan saya kurang nyaman dengan hal itu. Kenapa? Karena sebenarnya bagi sebagian memang ada yang serius membagi ilmunya dan mereka tidak pelit (ya kadang kita harus bayar akomodasi, tetapi itu kan bisa diatur dengan cara membagi rata). Kalau tidak mau keluar duit sama sekali mendingan jangan trading atau belajar otodidak saja, banyak juga yang sukses kok melakukan cara demikian.

Menurut saya jangan gunakan perasaan bagus atau jelek pada suatu workshop atau training melainkan apakah cocok atau tidak. Karena bagi anda jelek belum tentu bagi peserta lain jelek, nanti yang terjadi perang bukti dan jadinya cari ribut toh, padahal intinya kan anda belajar untuk dapat menghasilkan uang. Bagi saya kalau saya tidak cocok, saya akan katakan saya yang tidak sesuai dengan caranya tetapi bukan berarti caranya dia salah, tapi saya yang belum sesuai. Saya pernah duduk trading bersama dan menggunakan metode yang sama, tapi saya tidak menghasilkan uang sedangkan teman saya menghasilkan lumayan.

Dan tentunya sebelumnya mengikuti training atau workshop anda pasti melakukan riset terlebih dahulu, seperti membaca testimoni, melihat review, mengikuti pengenalan workshop, ikut grup dan sebagainya. Jadi anda pasti sudah melakukan filter terlebih dahulu dan ketika sudah dan ternyata tidak cocok ya anda cari lagi hingga menemukan kecocokan. anggap saja lagi pacaran, ga cocok ya cari lagi.. hehe..

Semoga bermanfaat.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

99 − 96 =