g Diskusi dengan Tawon | Saham - Part 2 | Trend Following

March 19, 2019

Welcome to my journey

Diskusi dengan Tawon | Saham Part 2

http://www.kemenkeu.go.id/sites/default/files/images/Peluncuran%20Indeks%20SMinfra18%20di%20Bursa%20Efek%20Indonesia%20tanggal%2031%20Januari%202013%20-%205.preview.JPG

Nah disini poin dimana saya membahas dengan si Tawon pada dulu ketika awal-awal dia masih rajin berbincang lewat media social. Saya mengatakan bahwa ketahui dulu jenis profil yang anda inginkan. Dan mungkin di artikel ini bisa lebih jelas untuk menjelaskan, dengan segala kerendahan hati ijinkan saya memberikan penjelasan mengenai tipe orang yang sering saya temui dan pernah saya alami.

Individu yang baru pertama kali belajar saham, pada umumnya ingin cepat mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga. Mereka akan belajar entah jurus atau ilmu atau layanan apapun yang bisa membantu mereka menemukan saham yang akan loncat pada hari berikutnya.

Seperti yang dijelaskan diatas, ada strategi yang berbeda untuk setiap kerangka waktu yang dipilih,  sebagai contoh analisa teknikal (ini hanya contoh, ada banyak strategi lainnya) : scalper akan menggunakan strategi MA terkecil dan menggunakan time frame paling kecil (minimal 5 menit) untuk menemukan titik entry masuk ke dalam saham tersebut. Berbeda dengan swing trader yang akan menggunakan time frame harian dan MA yang lebih besar untuk masuk atau menentukan posisi. Begitu pula dengan investor yang ingin bermain dengan jangka waktu lebih panjang, selain melihat analisa teknikal, individu atau institusi akan memeriksa laporan keuangan perusahaan yang bersangkutan. Apakah scalper dan swing tidak membutuhkan analisa fundamental? Butuh dan silahkan dipakai jika anda memahami analisa fundamental.

Saya bercerita kepada Tawon ketika awal-awal bahwa dulu saya punya grup bb itu sering terbolak balik dalam menggunakan ini. Yang ingin mendapatkan harga dan cepat langsung kabur menggunakan analisa fundamental atau rumour untuk menjustifikasi pendapatnya (update terbaru, Tawon membeli satu jenis saham yang karena kenal dekat pemiliknya dan mengatakan bahwa harganya akan naik, tetapi kenyataan dilapangan harganya turun jauh sebelum IPO), lalu yang parah adalah swing trader, dimana bukannya saling mendukung analisanya, yang menggunakan MA akan ribut dengan yang menggunakan support dan resistance sebagai dasar analisanya. Nanti yang menggunakan stochastic ribut dengan yang menggunakan MACD Histogram dan seterusnya. Intinya jadi tidak sehat karena para individu menunjukkan kebenaran dari masing-masing pihak.

Celakanya yang baru belajar jadi bingung harus ikut yang mana? Mereka juga jadinya bingung sendiri padahal justru harus dibantu, akhirnya saya keluar dari grup karena berbuntut masalah ketika saya mencoba memberikan pendapat kepada yang baru masuk dengan mengatakan bahwa dia harus mencoba setiap teknik analisa dan coba mana yang paling cocok untuk dirinya. Yang tidak terima protes dan menantang saya untuk membuktikan saham mana yang akan dijadikan perlombaan untuk menentukan analisa siapa yang paling hebat.

Akhirnya saya keluar dan saat itu juga saya sudah tahu bahwa mungkin ini yang terbaik untuk saya dan itu juga yang saya ceritakan kepada Tawon bahwa kita ketika mau belajar harus bersedia menurunkan ego kita. Membuang isi yang tidak penting atau memperbesar kapasitas pengetahuan kita, jangan mudah mengambil kesimpulan dan terpenting jangan mau instan, tidak ada yang instan, semua butuh waktu dan proses.

Jadi saya bercerita kepada Tawon, bahwa mau menggunakan teknik analisa apapun silahkan karena di platform trading sudah lengkap. Pilih mana yang paling cocok sesuai profile kamu, kalau kamu bekerja kamu akan kesulitan dalam menggunakan strategi scalper, anda akan bingung ketika harus trading dan seketika itu juga harus bertemu klien atau meeting. Strategi ini pernah saya dan dia tradingkan bulan desember akan tetapi itu karena saya kebetulan lagi tidak ada kerjaan dan kebetulan berada di depan monitor, kalau tidak berada di depan monitor bukan tidak bisa, tetapi akan sulit sekali.

Apalagi kalau kita berada di perjalanan atau diluar, jaringan koneksi internet masih belum cukup layak untuk menggunakan platform seperti itu. Jangan terbolak balik dalam menggunakan analisa, ketika ingin trading tentukan jangka waktunya setelah itu baru gunakan teknik analisa, mulai dari MA (moving average) sampai candle stick dan alat bantu lainnya.

“Saya mau ketika beli maka dalam waktu dekat harga bergerak naik” harapan dia, saya jawab “semua juga mau begitu, saya pun juga inginnya demikian, tetapi selama saya belajar dan berusaha di saham ini. Saya belum menemukan yang bisa seperti itu”. Sekali lagi tidak ada yang instan, semua butuh waktu dan proses. silakan klik link ini untuk informasi lebih lanjut Buy Low Sell High

Saya pernah mengatakan bahwa saya tahu saham ABCD pasti naik, tetapi saya tidak tahu kapan naiknya. Untuk mengetahuinya kita harus melakukan analisa terlebih dahulu dan analisa itu bukan hari ini lihat berita langsung mengambil kesimpulan bahwa hari ini harus beli ABCD besok jual EFGH, lusa beli WYZX dan seterusnya. Kita harus mengerjakan pekerjaan rumah, mulai dari membaca berita, membaca laporan keuangan, mencoba melihat kondisi perusahaannya lalu melihat produknya baru kita perhatikan kapan waktu yang tepat untuk masuk tentunya anda tidak ingin masuk dalam posisi yang salah bukan?

Kalau Cuma dari berita saja bisa langsung tahu, wah sudah banyak yang kaya bukan? Lalu kenapa terkadang berita bagus keluar lalu tiba-tiba harga saham anjlok? Hayoo Tanya kenapa?

bersambung…

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

78 − 74 =