g Membandingkan Pencapaian | Trend Following

March 19, 2019

Welcome to my journey

Membandingkan Pencapaian

IDX

Saya dapat kiriman gambar, terlihat di gambar adalah nilai portofolio di status atau mungkin dia menunjukkan kepada temannya. Lalu orang tersebut memberikan foto itu ke saya, entah mungkin mau memancing saya atau Cuma pamer punya temannya, saya juga tidak begitu paham. Tetapi saya ikut berpikir positif saja, mungkin maksudnya untuk memberitahu bahwa di pasar modal seperti saham ini ada loh orang yang sukses (oh ya keuntungannya + 75% dengan beberapa porto yang plus beberapa persen).

Tetapi mungkin bagi para pemula yang masih bingung atau galau dalam memilih gaya trading dan mungkin tertarik setelah mendengar atau melihat pencapaian orang lain, saran saya cuma satu. Cari yang sesuai dengan gaya trading anda sendiri, jangan bandingkan diri anda dengan orang lain atau trader lain yang sukses. Kesuksesannya boleh di amati, di tiru tetapi jangan lupa harus anda modifikasi (ATM) demi kepentingan diri anda sendiri.

Kenapa? Kembali lagi hal ini terjadi juga pada diri saya sendiri beberapa tahun yang lalu. Ketika saya masih galau-galaunya mencari gaya trading dengan cara mengikuti trader-trader yang sudah lama, meniru gaya nya tetapi lupa memodifikasi sesuai dengan gaya saya sendiri. Jadinya ketika pada titik tertentu pasti kita akan mengalami bentrokan antara apa yang dipelajari oleh si trader dengan saya yang baru belajar. Kemudian kita lalu berasumsi sendiri kalau trader itu tidak mungkin demikian, atau trader itu rasanya aneh cara trading-nya dan lain sebagainya.

Padahal sebenarnya yang benar adalah kita tidak cocok dengan gaya trading trader tersebut. Cara trading maupun money management dan resiko itu sepenuhnya urusan si trader itu sendiri, kita sendiri juga yang mau belajar ikuti dan mengamati, jangan lupa di modifikasi supaya bisa sesuai dengan gaya anda. Ya benar ini terjadi pada saya dulu, karena dulu tidak tahu jadi saya mencoba cara-cara yang instan, yang bisa mendapatkan gain 1-3% dalam sehari. Saya coba beberapa lama, ternyata saya yang kesulitan mengikutinya.

Bagaimana kesulitannya? Itu tadi, karena tradernya selalu didepan monitor sedangkan saya terkadang dikantor tetapi lebih banyakan di luar keliling. Hal itu membuat saya kesulitan mengikutinya, walaupun kita bisa saja menelepon broker tetapi tentu saja pasti ada delay karena broker / pialang juga mengurusi urusan yang lain selain kita (apalagi dengan kapasitas modal kita yang terbatas). Dan sampai saat ini walaupun teknologi semakin maju (banyaknya sekuritas yang sudah ada fasilitas online), saya katakan tetap saja bisa kesulitan dalam mengikuti seperti itu.

Contohnya apa? Salah satu sahabat dekat saya, meminta tolong kepada saya karena dia benar-benar awam sehingga minta tolong di beritahu saja apa saham yang saya masuki dan kapan saya masuk, tetapi itu pun saya hanya benar-benar berikan cuma satu saham saja. Apa yang terjadi? Ketika kebetulan saya sedang siap untuk masuk dan bersiap melakukan pembelian, teman saya itu malah sedang meeting dengan klien-nya. Jadi setelah waktu kerja dia baru menyadari bahwa dia telat masuk dan dia pun akhirnya menyadari bahwa gaya trading saya berbeda dengan dirinya. Dia harus mencari cara supaya dia masih bisa trading dengan karakter maupun kondisi dirinya (dia mempunyai koneksi yang bagus dan layanan sekuritas online yang bagus juga).

Jadi kembali lagi sesuaikan gaya trading anda, jadi jangan merasa minder atau pun terlalu percaya diri dengan strategi trading orang lain. Yang penting itu anda sendiri cara anda sendiri, jadi kalau mau membandingkan lebih baik bandingkan diri anda sendiri dengan diri anda sebelumnya. Sudah menjadi lebih pengalamankah saya dibanding tahun lalu? Apa yang dapat menjadi pelajaran bagi diri saya selama perjalanan trading saya? pertanyaan-pertanyaan tersebut akan membantu stimulus otak kita dalam menemukan jawaban. Terlebih lagi ini sudah bulan desember mendekati akhir tahun dimana orang mungkin sedang mempersiapkan merayakan pergantian tahun, mungkin kita boleh mengambil waktu untuk melihat kondisi dan situasi kita.

Kira-kira apa perubahan dan pengalaman baru yang didapatkan tahun ini? Kira-kira apa yang ingin anda capai tahun depan dengan situasi dan kondisi tahun ini. Sebagai contoh jika tahun ini tidak begitu baik maka anda pasti tahun depan ingin lebih baik dari sebelumnya, atau jika sudah baik maka anda akan mempertahankan yang sudah baik atau bahkan akan  meningkatkannya. Pencapaian bisa saja dari finansial dan mental.

http://commentsstack.com/wp-content/uploads/2014/07/Achievement-Quotes-69.jpg
http://commentsstack.com/wp-content/uploads/2014/07/Achievement-Quotes-69.jpg

Saya biasanya menggunakan 8 aspek kehidupan dalam hidup kita, ada juga yang saya gabungkan sehingga bisa menjadi 4-6 aspek. Kira-kira kurang lebihnya adalah aspek spiritual, financial, bisnis / karier, keluarga, pengembangan diri, petualangan / wisata, sosial, materi. Ini saya pelajari ketika di Quantum Transformation Worksop yang diselenggarakan oleh www.adiwgunawan.com (tolong klik kanan dan open in new tab ya harap maklum lagi tahap update-an). Anda bisa gabungkan atau memilih mana yang perlu diprioritaskan.

Jadi kesimpulannya adalah jangan membandingkan diri anda dengan orang lain, setiap orang itu unik dan berbeda. Jika ingin perbandingan maka coba bandingkan diri anda sebelumnya dengan diri anda saat ini kemudian bandingkan keadaan saat ini anda dengan apa yang ingin anda capai dikemudian hari. apples-and-oranges1

Semoga bermanfaat.

About The Author

Related posts

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

65 + = 69