g Menurunkan Ego - Merendahkan Hati | Trend Following

January 18, 2019

Welcome to my journey

Menurunkan Ego – Merendahkan Hati

http://i.investopedia.com/inv/articles/site/FX-Pivots1_1_r.GIF

Saya sedang bertemu dengan teman yang kebetulan sedang membuka pameran di mall, kemudian setelah kami berbincang cukup lama, datang salah kawan yang kebetulan ingin nonton dan kemudian bertemu sapa sebentar di stand pameran teman, kebetulan kami saling mengenal satu sama lain.

Setelah berbasa basi sebentar, dia menanyakan bagaimana pembelajaran forex kita? Karena kebetulan kita masing-masing belajar dan kebetulan juga sedang belajar pada mentor yang sama. Saya juga tidak tahu bagaimana kelanjutannya tetapi mungkin masih perlu waktu untuk mengetahuinya.

Akan tetapi sebenarnya saya juga belajar metode lain salah dua nya adalah mengenai Pivot Point dan belajar Locking. Waktu saya bercerita kepada kawan saya itu, saya bercerita tetapi tentunya dengan perasaan saya sendiri yang kurang puas metodenya. Terlebih lagi ketika mencobanya harus dengan akun real, setelah bercerita bagaimana posisi yang saya miliki ternyata bukannya untung tetapi rugi dan cukup banyak. Walaupun saya bersemangat bercerita mengenai metode dan cara bertransaksi, teman saya hanya mengangguk tanpa ada komentar apa-apa.

http://www.babypips.com/images/school/images/grade8/pivot-points-support-resistance.png
http://www.babypips.com/images/school/images/grade8/pivot-points-support-resistance.png

Dia cuma mengatakan sepertinya ada ke-ego-an dalam cerita yang saya sampaikan. Awalnya saya bingung tetapi setelah saya renungkan kembali ternyata benar apa yang dikatakannya. Awal mulanya adalah keserakahan, saya seperti kondisi saya dulu ketika awal saya terjun ke saham. Kembali lagi mengira menemukan satu sistem trading yang bisa digunakan pada segala macam situasi. Saya cukup egois pada diri saya sendiri dengan memberikan pembenaran untuk menggunakan uang yang cukup besar tersebut pada suatu metode yang belum teruji (menguji dapat menggunakan akun demo, tapi hanya untuk pengujian strategi, sedangkan slippage, requote atau spread baru akan terlihat ketika akun tersebut asil / real). Dan saya cukup egois untuk mengikuti keinginan saya tanpa melihat konsekuensi yang terjadi dikemudian hari.

Seperti yang diketahui, rata-rata orang senang melihat untung-rugi terlebih dahulu ketimbang melihat resiko-imbal hasil. Dan ini pun saya alami kembali dengan cara marketing yang berbeda dan dengan situasi dan kondisi yang berbeda tetapi tetap saja kembali ke resiko-imbal hasil lagi, ini yang penting dan terlupakan, saya terlalu nyaman dan merasa memahaminya padahal ini adalah pembelajaran seumur hidup.

Saya belum sempat berterima-kasih pada kawan saya, terimakasih sudah mengingatkan saya pada hal tersebut. Hal yang kadang bisa sulit diterima bahkan bisa membuat orang bersinggungan dan menjadi marah atau benci. Dibutuhkan kerendahan hati untuk bisa menerima dan memahami apa yang sedang coba disampaikan orang tersebut tanpa harus bersikap defensif terlebih dahulu.

Semoga bermanfaat.

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + 2 =